Kamis, 03 September 2026
Join pada database
- Pengertian
JOIN adalah operasi SQL yang digunakan untuk menggabungkan baris dari dua atau lebih tabel berdasarkan kondisi atau kolom yang saling berhubungan. JOIN sangat penting karena dalam database relasional, data biasanya dipisahkan ke dalam beberapa tabel agar tidak terjadi pengulangan data.
Contoh saya punya 3 tabel barang, transaksi, dan transaksi_detail:
| Tabel Transaksi |
| Tabel Transaksi Detail |
| Tabel barang |
2. Macam - macam join:
a. Inner Join
INNER JOIN menampilkan data yang memiliki pasangan/cocok di kedua tabel.
Query:
SELECT barang.id_barang, barang.nama_barang, transaksi_detail.jumlah, transaksi_detail.subtotal FROM barang INNER JOIN transaksi_detail ON barang.id_barang = transaksi_detail.id_barang;
Hasil:
b. LEFT Join
LEFT JOIN menampilkan SEMUA data dari tabel sebelah kiri, kemudian mengambil pasangan dari tabel sebelah kanan jika ada.
Query:
SELECT
barang.id_barang,
barang.nama_barang,
transaksi_detail.jumlah,
transaksi_detail.subtotal
FROM barang
LEFT JOIN transaksi_detail
ON barang.id_barang = transaksi_detail.id_barang;
Hasil:
c. RIGHT join
RIGHT JOIN adalah kebalikan konsep LEFT JOIN. RIGHT JOIN akan menampilkan SEMUA data dari tabel sebelah kanan, kemudian mengambil data dari tabel kiri jika ada pasangan.
Query:
SELECT
barang.id_barang,
barang.nama_barang,
transaksi_detail.jumlah,
transaksi_detail.subtotal
FROM barang
LEFT JOIN transaksi_detail
ON barang.id_barang = transaksi_detail.id_barang;
Hasil:
Rabu, 02 September 2026
Fungsi Agregat
- Apa itu Fungsi Agregat
- Berapa jumlah data?
- Berapa total harga?
- Berapa harga rata-rata?
- Berapa harga paling tinggi?
- Berapa harga paling rendah?
- COUNT() Menghitung jumlah data/baris
- SUM() Menjumlahkan Nilai
- AVG() Menghitung nilai rata-rata
- MAX() Mencari nilai terbesar
- MIN() Mencari nilai terkecil
- Menghitung jumlah barang COUNT()
Kamis, 20 Agustus 2026
Membuat Tabel Relasi di phpMyAdmin
Cara Instalasi phpmyadmin di jendela:
- Download XAMPP atau Laragon di google, cari sendiri linknya jangan manja.
- Install XAMPP atau Laragon nya, awas jangan lupa folder instalasi nya.
- Buka XAMPP atau Laragon nya, kalo pake XAMPP pencet start Apache dan MySQL. Kalo pake Laragon pencet Start All.
- Setelah di start buka browser terserah mau pake browser apa, kalian mau jual data ke chrome kek atau pake si tuwa edge, atau pake firefox si paling privacy kek. terserah mau pake mana, setelah itu ketik di kolom pencarian "http://localhost/phpmyadmin" atau boleh pake alamat ip lokal device kalian. jangan lupa pake http karena kalian gak pake sertifikat ssl ya.
- Login phpmyadmin dengan user default yaitu root dan password nya kosong.
- Selesai.
Membuat Database dan Tabel di phpmyadmin:
- Buat database baru
- buat tabel baru dan isi data nya
- buat relasi nya
Macam - macam Query MySQL di phpmyadmin:
Rabu, 05 Agustus 2026
Menormalisasi Basis Data
- Pengertian
Normalisasi database adalah proses mengorganisasikan dan menyusun data dalam database menjadi beberapa tabel yang saling berhubungan berdasarkan aturan tertentu. Tujuannya adalah mengurangi pengulangan data (redundansi), mencegah terjadinya ketidakkonsistenan data, serta membuat database lebih mudah dikelola.
Dalam database yang belum dinormalisasi, satu tabel dapat berisi banyak jenis informasi sekaligus. Contohnya, data peminjaman barang dapat menyimpan informasi pengguna, barang, dan transaksi dalam satu tabel. Jika satu pengguna meminjam beberapa barang, informasi pengguna akan ditulis berulang kali. Dengan normalisasi, data tersebut dipisahkan menjadi tabel-tabel yang sesuai dengan fungsi dan hubungannya.
Sederhana nya, normalisasi dapat dipahami sebagai proses memecah tabel yang terlalu besar menjadi beberapa tabel yang lebih terstruktur tanpa kehilangan hubungan antar-data.
2. Tujuan Normalisasi
Normalisasi database adalah proses mengorganisasikan dan menyusun data dalam database menjadi beberapa tabel yang saling berhubungan berdasarkan aturan tertentu. Tujuannya adalah mengurangi pengulangan data (redundansi), mencegah terjadinya ketidakkonsistenan data, serta membuat database lebih mudah dikelola.
Dalam database yang belum dinormalisasi, satu tabel dapat berisi banyak jenis informasi sekaligus. Contohnya, data peminjaman barang dapat menyimpan informasi pengguna, barang, dan transaksi dalam satu tabel. Jika satu pengguna meminjam beberapa barang, informasi pengguna akan ditulis berulang kali. Dengan normalisasi, data tersebut dipisahkan menjadi tabel-tabel yang sesuai dengan fungsi dan hubungannya.
Sederhana nya, normalisasi dapat dipahami sebagai proses memecah tabel yang terlalu besar menjadi beberapa tabel yang lebih terstruktur tanpa kehilangan hubungan antar-data.
- Mengurangi redundansi data.
- Menghindari inkonsistensi data.
- Menghindari anomali data.
- Mempermudah pemeliharaan database.
- Membuat hubungan antar-tabel lebih jelas.
- Mengurangi kemungkinan kesalahan saat mengolah data.
3. Jenis - Jenis Normalisasi
Normalisasi database terdiri dari beberapa tingkat atau normal form. Yang paling umum dipelajari adalah:
- 1NF (First Normal Form).
- 2NF (Second Normal Form).
- 3NF (Third Normal Form).
- BCNF (Boyce-Codd Normal Form).
- 4NF (Fourth Normal Form).
- 5NF (Fifth Normal Form).
Namun, dalam pembelajaran database dasar, biasanya proses normalisasi difokuskan sampai 3NF.
4. First Normal Form (1NF)
1NF atau First Normal Form adalah tahap normalisasi yang memastikan setiap kolom dalam tabel memiliki nilai yang atomik, yaitu satu kolom hanya berisi satu nilai untuk setiap baris.
Dengan kata lain, sebuah tabel dikatakan memenuhi 1NF apabila:
- Setiap kolom hanya memiliki satu jenis nilai pada setiap baris.
- Tidak terdapat data yang berisi beberapa nilai dalam satu kolom.
- Tidak terdapat kelompok data yang berulang (repeating group).
- Setiap baris dapat diidentifikasi secara unik menggunakan primary key.
w
r
t
.png)
