Kamis, 20 Agustus 2026

Membuat Tabel Relasi di phpMyAdmin

Cara Instalasi phpmyadmin di jendela:

  1. Download XAMPP atau Laragon di google, cari sendiri linknya jangan manja.
  2. Install XAMPP atau Laragon nya, awas jangan lupa folder instalasi nya.
  3. Buka XAMPP atau Laragon nya, kalo pake XAMPP pencet start Apache dan MySQL. Kalo pake Laragon pencet Start All.
  4. Setelah di start buka browser terserah mau pake browser apa, kalian mau jual data ke chrome kek atau pake si tuwa edge, atau pake firefox si paling privacy kek. terserah mau pake mana, setelah itu ketik di kolom pencarian "http://localhost/phpmyadmin" atau boleh pake alamat ip lokal device kalian. jangan lupa pake http karena kalian gak pake sertifikat ssl ya. 
  5. Login phpmyadmin dengan user default yaitu root dan password nya kosong.
  6. Selesai. 

 Membuat Database dan Tabel di phpmyadmin:

  1. Buat database baru

  2. buat tabel baru dan isi data nya

  3. buat relasi nya

 Macam - macam Query MySQL di phpmyadmin:

  1. Melihat isi tabel beserta isi nya

    query:



  2. Menampilkan barang yang harganya yang diatas Rp. 5.000

  3. Menampilkan barang yang stocknya kurang dari 5

  4. Menampilkan barang yang namanya ada huruf a nya



  5. Menampilkan barang yang namanya huruf keduanya a
  6. Menampilkan barang yang nama barangnya ada huruf i nya dan stocknya diatas 10
  7. Menampilkan barang yang nama barangnya ada huruf o nya/yang namanya ada huruf e nya

Rabu, 05 Agustus 2026

Menormalisasi Basis Data

  1. Pengertian

        Normalisasi database adalah proses mengorganisasikan dan menyusun data dalam database menjadi beberapa tabel yang saling berhubungan berdasarkan aturan tertentu. Tujuannya adalah mengurangi pengulangan data (redundansi), mencegah terjadinya ketidakkonsistenan data, serta membuat database lebih mudah dikelola.

        Dalam database yang belum dinormalisasi, satu tabel dapat berisi banyak jenis informasi sekaligus. Contohnya, data peminjaman barang dapat menyimpan informasi pengguna, barang, dan transaksi dalam satu tabel. Jika satu pengguna meminjam beberapa barang, informasi pengguna akan ditulis berulang kali. Dengan normalisasi, data tersebut dipisahkan menjadi tabel-tabel yang sesuai dengan fungsi dan hubungannya.

          Sederhana nya, normalisasi dapat dipahami sebagai proses memecah tabel yang terlalu besar menjadi beberapa tabel yang lebih terstruktur tanpa kehilangan hubungan antar-data.

        2. Tujuan Normalisasi

Normalisasi dilakukan untuk beberapa tujuan, yaitu:
  • Mengurangi redundansi data.
  • Menghindari inkonsistensi data.
  • Menghindari anomali data.
  • Mempermudah pemeliharaan database.
  • Membuat hubungan antar-tabel lebih jelas.
  • Mengurangi kemungkinan kesalahan saat mengolah data.

      3. Jenis - Jenis Normalisasi

Normalisasi database terdiri dari beberapa tingkat atau normal form. Yang paling umum dipelajari adalah:

  1. 1NF (First Normal Form).
  2. 2NF (Second Normal Form).
  3. 3NF (Third Normal Form).
  4. BCNF (Boyce-Codd Normal Form).
  5. 4NF (Fourth Normal Form).
  6. 5NF (Fifth Normal Form).

Namun, dalam pembelajaran database dasar, biasanya proses normalisasi difokuskan sampai 3NF.

        4. First Normal Form (1NF)

            1NF atau First Normal Form adalah tahap normalisasi yang memastikan setiap kolom dalam tabel memiliki nilai yang atomik, yaitu satu kolom hanya berisi satu nilai untuk setiap baris.

Dengan kata lain, sebuah tabel dikatakan memenuhi 1NF apabila:

  • Setiap kolom hanya memiliki satu jenis nilai pada setiap baris.
  • Tidak terdapat data yang berisi beberapa nilai dalam satu kolom.
  • Tidak terdapat kelompok data yang berulang (repeating group).
  • Setiap baris dapat diidentifikasi secara unik menggunakan primary key.

Contoh tabel yang belum 1NF


d
w
r
t



Rabu, 22 Juli 2026

Mencoba membuat Gambar Logika ERD Notasi Chen

1. Pengertian Logika Database

    Logika database adalah proses merancang dan menggambarkan bagaimana data akan disimpan, dihubungkan, dan digunakan dalam sebuah sistem database. Dalam perancangan database, kita perlu menentukan entitas, atribut, serta hubungan antarentitas agar database memiliki struktur yang jelas dan tidak terjadi pengulangan data yang tidak diperlukan.
Salah satu cara untuk menggambarkan struktur tersebut adalah menggunakan ERD (Entity Relationship Diagram).

2. Pengertian ERD

ERD (Entity Relationship Diagram) adalah diagram yang digunakan untuk menggambarkan struktur atau rancangan sebuah database secara visual. ERD menunjukkan entitas yang terdapat dalam sistem, atribut yang dimiliki setiap entitas, serta hubungan (relationship) antarentitas.
ERD biasanya dibuat sebelum database diimplementasikan ke dalam DBMS seperti MySQL. Dengan ERD, perancang database dapat memahami struktur data dan hubungan antar-data sebelum membuat tabel.


4. ERD Notasi Chen

ERD Notasi Chen adalah metode penggambaran Entity Relationship Diagram yang diperkenalkan oleh Peter Chen. Notasi ini menggunakan bentuk-bentuk geometris tertentu untuk menunjukkan komponen database.
Contohnya:
- Persegi panjang → Entity
- Oval → Attribute
- Diamond/belah ketupat → Relationship
- Garis → Penghubung antar-komponen

5. Komponen ERD Notasi Chen

A. Entity (Entitas)

Entity adalah objek atau sesuatu yang dapat dibedakan dan memiliki informasi yang akan disimpan dalam database. contoh: Dokter, Pasien. Dalam notasi Chen, entity digambarkan menggunakan persegi panjang.


\  



Minggu, 10 Agustus 2025

Memahami ERD dan Model Rasional

  •  Definisi ERD

ERD (Entity Relationship Diagram) atau diagram hubungan entitas adalah sebuah diagram yang digunakan untuk perancangan suatu database dan menunjukan relasi atau hubungan antar objek atau entitas beserta atribut-atributnya secara detail. Intinya ERD merupakan diagram yang menunjukkan hubungan antara jenis data dan data lain nya. 

 

  •  Jenis - Jenis ERD
           Jenis - Jenis Notasi ERD yang sering digunakan ada 2 yaitu: Notasi Chen, dan                          Notasi Crow's Foot.

  •  Komponen ERD

Komponen ERD dibagi menjadi 3, yaitu:

    1. Entitas : Entitas merupakan sekumpulan objek yang dapat diidentifikasi secara unik dan berbeda satu dengan yang lainnya. Inti nya entitas adalah satuan data seperti tanggal lahir seseorang contoh : 26 Oktober 2003.
    2. Atribut : Atribut berfungsi sebagai penjelas atau mendeskripsikan karakteristik dari entitas. Contoh nya seperti tadi 26 Oktober 2003, apa data 26 Oktober itu? alamat kah, nomor telfon kah? jawaban nya adalah tanggal lahir. Nah fungsi nya itu untuk menjelaskan jenis entitas atau karakteristik data.
    3. Hubungan atau Relasi: Relasi dalam ERD adalah hubungan yang terjadi antara satu atau lebih entitas. Contoh nya: Nama: Rian, Kelas: 8A, Tinggi Badan: 160. Nah dari contoh tersebut terdiri dari 3 komponen yaitu Entitas (Rian,8A,160), Atribut (Nama,Kelas,Tinggi Badan), dan dihubungkan menjadi 1 data yaitu datanya Rian ini yang berisi data nama,kelas dan tinggi badan.
    4. Jenis - jenis relasi ada 3 yaitu:
      • One-to-one (1:1).
      • One-to-many (1:M).
      • Many-to-many (M:N).


                                                               Contoh ERD Notasi Chen

  • Definisi Model Rasional

Model data relasional adalah pendekatan untuk membangun basis data relasional guna mengelola data secara logis berdasarkan struktur dan konsistensi bahasanya. Pada Model Rasional data di representasikan atau di bentuk menjadi bentuk tabel dua dimensi. Setiap tabel merepresentasikan relasi nilai data berdasarkan objek dunia nyata.

  • Struktur Model Rasional

    1. Relasi: Hubungan antara beberapa entitas dan menyimpan informasi mengenai entitas entitas.
    2. Atribut: Merupakan penjelas dari karakteristik entitas yang termasuk bagian relasi.
    3. Truple: Merupakan baris dalam sebuah relasi atau tabel.
    4. Domain: Satuan nilai yang bersifat atomic dan tidak bisa di pecah menjadi nilai-nilai sederhana.
    5. Degree: Jumlah seluruh atribut dalam relasi atau tabel.
    6. Cardinality: Jumlah seluruh Truple dalam relasi atau tabel.





                                           Contoh ERD dengan Notasi Crow's Foot



  • Mencoba Membuat ERD dengan Notasi Chen




Senin, 28 Juli 2025

Konsep Dasar Basis Data

Konsep dasar basis data terbagi menjadi 4, yaitu tabel,field,record,dan kunci primer (Primary Key).

  • Field

Field adalah kolom dalam tabel yang berisikan data sejenis atau berbeda. Intinya field itu seperti tempat dari jenis datanya. Data di dalam Field dapat berupa teks, angka ,tanggal dan waktu, dan juga boolean. sebagai contoh data nama siswa, field dapat di ubah jenis nya menjadi "Nama Siswa" , "Umur", "Tempat tanggal lahir", dan "Status Lulus". Field ini dapat di bilang sebagai pembagi jenis data pada Tabel.

  • Tabel

Tabel merupakan sebuah data yang terstruktur dalam bentuk baris dan kolom. Setiap kolom berisi Field yang dapat diisi oleh data.

  • Record

Record  merupakan sebuah satu set data yang mewakili 1 data atau item tertentu dalam tabel. Misalnya tabel data siswa, Record dapat di representasikan menjadi "Nama", "Alamat", "Umur", dll.

  • Kunci Primer

Kunci Primer merupakan satu atau lebih Field yang digunakan untuk mengidentifikasi setiap Record dalam Tabel. Kunci Primer bisa di bilang seperti kita memberi nama kepada kepada Record yang akan membedakan jenis Record atau data yang ada pada Tabel untuk memudahkan pencarian data.

Pengertian Basis Data

                                  Pengertian Basis Data

Apa itu basis data? Basis data berasal dari bahasa Inggris yaitu dari kata "Database" yang berarti Basis Data. Basis data merupakan tempat dari sekumpulan data yang terstruktur dan saling berhubungan secara sistematis dalam sistem komputer. Ibaratnya seperti lemari yang berisi baju sehari-hari, basis data itu seperti lemari yang berisi sekumpulan data-data kompleks yang saling terhubung secara sistematis. Basis data dapat di atur menggunakan perangkat lunak khusus yang dinamakan DBMS (Database Management System). Contoh - contoh perangkat lunak DBMS yaitu MySQL dan MongoDB.


  • Kelebihan Basis Data

Kelebihan Basis Data adalah pengelolaan data yang lebih teratur dan efisien sehingga memudahkan proses akses data, mempermudah melakukan perubahan dan pembaruan maupun penghapusan data. Data dalam Basis data disimpan pada 1 tempat jadi mudah untuk di temukan. Selain itu, Basis data juga dapat melakukan backup otomatis sehingga tidak perlu khawatir lagi jika data hilang.

 

  • Kekurangan Basis Data

Kekurangan basis data terletak pada biaya nya yang sangat mahal, membangun basis data memerlukan perangkat keras yang mumpuni. Selain itu, sistem Basis data sangat kompleks dan rumit tergantung seberapa rumit data nya yang dapat membuat kepala pusing di kemudian hari sehingga harus punya rencana dulu sebelum punya database.

 

  • Tujuan atau Manfaat Basis Data

Tujuan utama dari Basis Data adalah keefisienan, apa emang keefisien nya? keefisienan nya iyalah waktu, penyimpanan, dan meminimalisir kesalahan seperti kesalahan redundansi data yang tidak di sengaja, dll. Basis Data dapat di akses dengan mudah dimanapun dan kapanpun dan hanya untuk orang yang memiliki akses saja yang dapat mengakses nya, terstruktur, dan mudah untuk mencari data yang diinginkan. Basis data juga menghemat ruang penyimpanan di dunia nyata, kan biasanya data atau berkas itu di simpan secara fisik lama-lama akan memakan ruang dan biaya. Jika menggunakan Basis Data akan dapat mengurangi penggunaan ruangan dan biaya.

 

  • Mengapa Harus Belajar Basis Data?

Karena Basis data merupakan pondasi suatu aplikasi atau sistem yang kita gunakan sehari hari. Dengan belajar Basis data dapat membantu kita memahami cara menyimpan data, mengatur, mengubah, dan mengakses data secara efisien. Belajar Basis data dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas yang dapat membuka karir yang lebih luas.

  •  Contoh Basis Data